Rabu, 23 Februari 2022

Suka dan Duka

 Menjadi Militer

Suka : Merupakan pegawai negeri sehingga untuk pendapatan relatif tetap 

Duka : Siap meningggalkan keluarga untuk bertugas

Karier Umum

 MENGAWALI KARIER UMUM

Saya lahir di Semarang pada 17 Oktober 1997. Saya merupakan anak pertama dari bapak Suyono yang berasal dari Kulonprogo, Yogyakarta dan ibu Susi, yang lebih dikenal sebagai susi similitkiti yaitu seorang wanita Islam berdarah Jawa.

Masa kecil saya banyak dihabiskan di Semarang, terutama setelah saya balita. Saya menempuh TK di Siti Aminah Serpong, selama 2 tahun. Saya melanjutkan Sekolah Dasar di Srindil, Semarang. 

Menginjak usia 12 tahun saya sekolah di SMP 25 Semarang. Cukup dengan berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya cukup dekat. Disini saya terpaksa ikut extrakurikuler pramuka yang cukup melelahkan.

Setelah lulus saya daftar SMA 5 Konoha, dengan cara seleksi rata-rata nilai ijazah. Saya berhasil lulus dan masuk SMA tersebut. Saya mengambil jurusan IPA agar tidak banyak menghafal karena menurut saya itu suatu hal yang merepotkan. Saya berhasil Lulus dengan nilai rata-rata 8.0. 

Setelah lulus saya putuskan untuk seleksi BKR dan berdinas hingga sekarang.

 

 

Karier Militer

MENGAWALI KARIER MILITER

Saya mengawali karier militer di BKR pada tahun 2013 sebagai seorang Prajurit Tiga setelah lulus dari Secara Mindam IV/Brt di Magelang.

Dari tahun 2013 hingga 2015, Saya bertugas di Subden Bisnisfomin Kepulahta. Berusia 18 tahun, saya merupakan salah satu anggota pokmen Subden Bisnisfomin Kepulahta. Saya berperan besar dalam menyiapkan makan siang Kasubden, Dengan bantuan senior saya diarahkan untuk menyelesaikan tugas pokok saya. 

Salah satu peristiwa yang menandai berakhirnya jabatan bermula dari penarikan saya sebagai staf khusus kepulahtaan pada tahun 2015, saya menjadi Turkimin Sedkepulahta. Disini saya berperan melindungi data dan rahasia pimpinan. Disamping itu saya harus bisa melayani dan meyiapkan segala kebutuhan pimpinan ditambah lagi membantu meringankan tugas-tugas beliau. Respek dan pandangan kedepan sangat dibutuhkan terkait langkah yang harus diambil agar semua tugas terlaksana dengan baik.

Pada tahun 2020 saya mengahiri jabatan saya dan menjadi staf Babinkum Kepulahta. Saya belajar membuat surat meyurat dan mengupdate data personel satuan Kepulahta. Dengan ini akhirnya saya tau arus dan lalu lintas surat. Koordinasi sangat dibutuhkan untuk mendukung tugas ini.

Di akhir 2020 hingga sekarang saya menduduki jabatan di Subden Bisnissisfo Kepulahta, dengan Jabatan Taurkamar Bagkamar Subdenbisnissisfo . Sekarang saya bekerja memegang penanggung jawaban keuangan pemeliharaan Bisnis, dengan bimbingan rekan-rekan saya ruangan, saya berhasil menyelesaikan tugas pokok saya dengan baik dan tepat waktu.

Tidak ada pengalaman yang mubazir. Laksanakan tugas dengan senang hati dan nikmatilah insyaalah akan berguna untuk menyelesaikan tantangan tugas pokok kedepan.

 

 


Selasa, 22 Februari 2022

Hewan Lucu



Penguin

 PENGUIN


 

Penguin atau pinguin (ordo Sphenisciformes, famili Spheniscidae) adalah hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang dan secara umum hidup di belahan Bumi selatan.

Di seluruh dunia terdapat 16 spesies penguin[1] tergantung pada apakah dua spesies Eudyptula dihitung juga sebagai spesies. Walaupun seluruh jenis penguin awalnya berasal dari belahan bumi selatan, namun penguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin atau di Antartika saja. Terdapat tiga spesies penguin yang hidup di daerah tropis. Salah satu spesies hidup di Kepulauan Galapagos (Penguin Galapagos) dan biasanya menyeberangi garis khatulistiwa untuk mencari makan.

Spesies penguin terbesar adalah Penguin Kaisar (Aptenodytes forsteri) dengan tinggi mencapai 1,1 meter dan berat 35 kilogram atau lebih.

Spesies penguin terkecil adalah Penguin Peri (Eudyptula Minor) dengan tinggi sekitar 40 cm dan berat satu kg. Secara umum, penguin yang berukuran besar lebih dapat mempertahankan suhu tubuhnya sehingga dapat bertahan di daerah dingin, sementara penguin yang berukuran lebih kecil biasanya ditemukan di daerah yang lebih hangat bahkan daerah tropis.

Umumnya penguin memakan krill (sejenis udang), ikan, cumi-cumi dan hewan air lainnya yang tertangkap ketika berenang di laut dengan paruhnya. Penguin dapat meminum air laut karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini lalu dikeluarkan dalam bentuk cairan lewat saluran pernapasan penguin.

Penguin terlihat tidak takut dengan kehadiran manusia. Mereka akan mendekat pada kelompok peneliti yang sedang mempelajari mereka.

Namun satu bentuk pertengkaran besar antar penguin akan terjadi jika seekor ibu penguin kehilangan anaknya (karena tidak bisa bertahan dalam badai besar atau dimakan oleh hewan pemangsa). Jika seekor anak hilang, maka ibu penguin akan "mencuri" seekor anak penguin dari ibu penguin yang lain. Tingkah laku ini menarik perhatian ilmuwan. Menariknya, penguin-penguin betina lain dalam kelompok penguin tersebut tidak menyukai "pencurian" ini dan akan menolong dan "membela" ibu penguin yang anaknya dicuri.

Tubuh penguin sangat sesuai untuk berenang dan hidup di air. Sayapnya merupakan pendayung dan tidak mampu untuk terbang. Di daratan penguin menggunakan ekor dan sayapnya untuk menjaga keseimbangan ketika berjalan.

Setiap penguin memiliki warna putih di sebelah dalam tubuhnya dan warna gelap (biasanya hitam) di sebelah luar tubuh. Hal ini berguna untuk kamuflase. Hewan pemangsa seperti singa laut dari dalam air akan sulit untuk melihat penguin karena perutnya yang berwarna putih bercampur dengan pantulan permukaan air laut. Sedangkan permukaan gelap pada punggungnya juga menyamarkan penguin dari pandangan hewan pemangsa di atas air.

Penguin mampu berenang dengan kecepatan 6 hingga 12 km/jam bahkan pernah tercatat hingga 27 km/jam. Penguin yang berukuran kecil biasanya menyelam selama satu hingga dua menit dari permukaan air untuk menangkap makanan. Penguin yang berukuran lebih besar, yaitu penguin emperor bisa menyelam lebih dalam hingga 565 meter selama 20 menit.

Pengertian Reptil

 REPTIL

 


Reptil berasal dari bahasa latin “reptans” yang memiliki arti melata atau merayap. Hewan reptil adalah hewan berdarah dingin dengan ciri khas sisik yang menutupi seluruh tubuhnya.

Hewan dapat dikategorikan ke dalam suatu golongan karena memiliki beberapa ciri-ciri yang sama. Lalu apa ciri khas hewan reptil? Simak poin-poin di bawah ini:

  • Memiliki empat tungkai kaki (kecuali ular)
  • Berkembang biak dengan cara bertelur
  • Bernapas dengan paru-paru
  • Memiliki ekor
  • Memiliki 4 ruang pada jantung

Pengetian Aves

 AVES

 


Semua jenis aves umumnya diselimuti bulu-bulu dan beberapa di antaranya memiliki sayap. Namun tidak semua jenis aves bisa terbang, misalnya burung unta dan burung kiwi.
Aves tergolong ke dalam kelompok hewan vertebrata, yaitu hewan yang memiliki tulang belakang. Hewan ini dapat berkembangbiak dengan cara bertelur atau ovipar.
Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang hewan aves lengkap dengan ciri-ciri dan bagian tubuhnya.
Aves atau burung tergolong ke dalam kelompok hewan yang memiliki suhu tubuh tetap (homoioterm). Burung dapat bernafas dengan paru-paru yang dibantu oleh pundi-pundi udara ketika terbang.
Seperti halnya mamalia, aves juga hewan berdarah panas. Sebagian dari mereka hidupnya menetap dan sebagian lainnya berpindah-pindah (migrasi).
Burung melakukan fertilisasi di dalam tubuh betinanya. Setelah fertilisasi terjadi, burung akan bertelur dan mengeraminya hingga menetas. Contoh spesies hewan aves antara lain, ayam kampung (Gallus domestica), merpati (Columba fasciata), burung gereja (Passer montanus), dan lain-lain.
Mengutip modul Ciri-ciri dan Pola Perkembangan Tubuh Hewan Vertebrata susunan Drs. Achmad Chaeri, aves memiliki bentuk tubuh khas yang membedakannya dengan hewan lain, yaitu:
  • Tubuh terdiri atas bagian kepala (caput) dan leher panjang (collum/cervix), yang mudah digerakkan ke berbagai arah, umumnya dilindungi oleh bulu-bulu halus.
  • Mulut yang mempunyai paruh, dibangun oleh maxilla pada bagian atas dan mandibulla pada bagian bawah.
  • Pada bagian atas paruh terdapat lubang hidung yang terdiri dari nares interna pada bagian dalam dan nares externa pada bagian luar.
  • Pada paruh bagian atas terdapat suatu tonjolan kulit lunak yang disebut dengan cerome.
  • Mata (organon visus), mempunyai ukuran yang cukup besar dan terletak di sebelah lateral dari kepala. Mata burung dilengkapi dengan iris yang berwarna agak jingga ke merah-merahan. Selain itu, pada mata juga terdapat pupil yang bentuknya relatif besar.
  • Pada bagian belakang terdapat porus acusticus externus atau lubang telinga luar. Kemudian ada membrana tympani di bagian dalamnya yang berfungsi sebagai penangkap getaran suara.
  • Badan (truncus) yang ditumbuhi oleh bulu-bulu indah. Kemudian ekor yang bentuknya pendek, dikenal dengan nama uropygium. Pada uropygium bagian dorsal terdapat kelenjar minyak yang disebut glandula uropygialis yang berfungsi untuk meminyaki bulu-bulu agar tetap mengilap.
  • Bangsa burung terbang menggunakan sayap dan berjalan menggunakan kaki. Ekor burung berfungsi sebagai pengendali saat terbang.
 

Kopassus VS Brimob

 Duduk Perkara Anggota Kopassus VS Brimob Polri Hingga Terdengar Letusan Tembakan

 

Terjadi kesalahpahaman antara personel Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole Brimob Polri. Tepatnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, Sabtu (27/11).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal membenarkan kejadian tersebut. Adanya kesalahpahaman terkait harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 penugasan.

Dalam video beredar, dalam keributan itu terdengar letusan tembakan. Komandan masing-masing telah menerima laporan dan segera berkoordinasi.

Meski telah saling berdamai dan memaafkan, namun setiap anggota yang terlibat perkelahian akan ditindak tegas oleh kompi masing-masing.

Melansir dari akun Instagram @jktnewss, mengunggah ulang video aksi keributan di barak Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, Sabtu (27/11).

Dalam video berdurasi 21 detik itu terlihat sejumlah anggota berseragam Brimob tengah berlari. Sebagian yang lain mengenakan kaus.

Bahkan tampak ada yang menenteng senjata laras panjang. Pada pertengahan video terdengar letusan tembakan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menerangkan bahwa kasus bermula dari kesalahpahaman harga rokok.

Awalnya dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 sedang berjualan rokok. Selanjutnya, Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok.

"Komplain mengenai harga rokok dijual personel Amole Kompi 3 penugasan," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal dalam keterangan tertulis pada merdeka.com, Senin (29/11).

Dari komplain tersebut diduga memicu keributan. Hingga terjadi aksi menyerang dan pengeroyokan.

"Selanjutnya dan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam Personel Amole Kompi 3 Penugasan," imbuhnya.

Kedua pihak telah didamaikan. Para pimpinan kompi mengetahui kabar tersebut sudah bertindak.

Menurut Kombes Ahmad, kasus sudah selesai dan saling memaafkan.

"Pimpinan masing-masing setelah menerima laporan, langsung berkoordinasi untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut. Saat ini permasalahan tersebut telah diselesaikan secara damai," papar Kombes Ahmad.

Meski begitu, seluruh personel Satgas yang terlibat akan ditindak tegas sesuai peraturan disiplin.

"Selanjutnya, tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan," sambung Kombes Ahmad.

Kini kondisi dinyatakan sudah aman dan kondusif.

"Pasca-kejadian tersebut situasi di Kabupaten Mimika khususnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua aman dan kondusif," pungkasnya.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan akan memproses semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam bentrokan di Papua. Hal itu disampaikan Andika menanggapi peristiwa bentrokan antara prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nanggala dengan personel Brimob Polri yang tergabung dalam Satgas Amole di Timika, Papua, Sabtu (27/11/2021). "Pusat Polisi Militer TNI bersama-sama dengan Pusat Militer TNI AD sedang lakukan proses hukum terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," ujar Andika melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (29/11/2021). Baca juga: Bentrok TNI-Polri Kembali Terjadi, Panglima dan Kapolri Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh Selain itu, Andika memastikan bahwa TNI juga telah berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat. "TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," kata Andika. Diberitakan, prajurit Satgas Nanggala Kopassus terlibat keributan dengan personel Satgas Amole di Timika, Papua, Sabtu. Keributan itu terjadi di lokasi Ridge Camp Pos RCTU Mile 72. Tepatnya di depan Mess Hall, Timika. Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri memastikan kasus bentrokan ini hanya sekadar salah paham.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/11/29/13042001/bentrok-kopassus-vs-brimob-panglima-andika-proses-hukum-semua-oknum-tni-yang?page=all.
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya
Editor : Diamanty Meiliana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Kasus Kecelakaan Vanessa Angel akan Disidang

Berkas Perkara Lengkap, Kasus Kecelakaan Vanessa Angel akan Disidang

 

Berkas perkara kasus kecelakaan Vanessa Angel dengan tersangka Tubagus Joddy dinyatakan sudah lengkap alias P-21 oleh kejaksaan. Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko. 

Dengan demikian, kasus kecelakaan yang terjadi di jalan tol tersebut akan segera disidangkan. Gatot menuturkan berkas perkara tahap 1 sebenarnya telah dilimpahkan oleh Polres Jombang ke kejaksaan sejak 23 November 2021. Namun saat itu kejaksaan menyatakan belum lengkap alias P-19.

"Sekarang sudah lengkap" ujar Gatot, Senin, 10 Januari 2022. Saat belum lengkap, penyidik melakukan petunjuk pelaksanaan P-19 supplemental restraint system electronic control unit (unit kontrol elektronik sistem pengekangan tambahan).

"Yaitu yang ramai diperbincangkan bahwa ada black box. Itu alat elektronik yang sudah dikirim ke Jepang dan sudah mendapatkan laporannya pada 23 Desember 2021," kata Gatot.

Ia menuturkan pada Senin ini rencananya pelimpahan berkas tahap kedua, yakni tersangka beserta barang bukti akan dilimpahkan ke kejaksaan. "Langsung kami limpahkan tahap kedua ke kejaksaan. Barang bukti kendaraan, beberapa yang menjadi bukti, seperti alat komunikasi dan lain-lain. Hasil black box nanti di persidangan," tutur Gatot.

Kapolres Jombang AKBP Nur Hidayat menambahkan telah mendapat persetujuan dari tersangka Joddy bahwa kuasa hukum yang ditunjuk adalah dari negara. "Untuk kuasa hukum, kami menunjuk dan sudah dengan persetujuan yang bersangkutan (tersangka)," kata Kapolres.

Sebelumnya, mobil Pajero berwarna putih dengan nomor polisi B-1284-BJU yang ditumpangi Vanessa Angel dan suaminya, Febri Ardriansyah, mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jombang-Mojokerto pada Kamis siang, 4 November 2021. 

Dari kecelakaan itu, dua orang meninggal, yakni Vanessa Angel bersama suaminya. Tiga korban lainnya selamat dan mengalami luka-luka, yaitu Tubagus Joddy sang sopir, asisten rumah tangga, dan anak Vanessa.

Senin, 21 Februari 2022

Terancam Punah

Indonesia dikenal sebagai negara kaya dengan flora dan fauna. Namun ternyata, Indonesia juga memiliki hewan yang terancam punah. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, baik secara alamiah maupun dipengaruhi oleh ulah manusia. Faktor-faktor yang menyebabkan kepunahan hewan, antara lain karena hilangnya habitat hewan, perburuan liar, dan perdagangan liar. Agar hewan tidak punah, perlu dukungan sejumlah pihak untuk menjaga kelestariannya. Berikut daftar hewan-hewan yang terancam punah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Hewan Langka di Indonesia Terancam Punah, Komodo Salah Satunya", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2022/01/03/171423378/6-hewan-langka-di-indonesia-terancam-punah-komodo-salah-satunya?page=all.
Penulis : Dini Daniswari
Editor : Dini Daniswari

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Terancam Punah !!!

    Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk jenis flora dan faunanya. Bahkan, beberapa spesies hewan yang hampir punah dan langka hanya ada di hutan-hutan di Indonesia. Sampai-sampai, World Wildlife Fund (WWF) juga turut membantu melindungi hewan-hewan ini.

    Di sisi lain, hal ini banyak mencuri perhatian turis asing. Untuk sekedar melihat hewan-hewan langka yang terancam punah dan dilindungi ini, mereka harus jauh-jauh ke Indonesia dan menuju ke daerah-daerah terpencil.

Berikut beberapa hewan langka di Indonesia yang terancam punah:


  1. Komodo. Komodo merupakan hewan langka di Indonesia juga menjadi satu-satunya hewan purba yang masih hidup hingga saat ini
  2. Burung Jalak Bali
  3. Harimau Sumatera
  4. Orang Utan Kalimantan
  5. Gajah Sumatera
  6. Badak Jawa



Baca artikel detikinet, "Hewan Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya 190 Tahun!" selengkapnya https://inet.detik.com/science/d-5919374/hewan-tertua-di-dunia-yang-masih-hidup-umurnya-190-tahun.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/


Baca artikel detikinet, "Hewan Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya 190 Tahun!" selengkapnya https://inet.detik.com/science/d-5919374/hewan-tertua-di-dunia-yang-masih-hidup-umurnya-190-tahun.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
St Helena -

Hewan darat apa yang usianya paling tua dan saat ini masih hidup? Jawaban hewan tertua ini adalah Jonathan si kura-kura. Saat ini, dia juga telah menjadi kura-kura yang paling lanjut usianya.

Kura-kura besar Seychelles ini, dengan nama ilmiah Aldabrachelys gigantea hololissa, sebelumnya sudah memegang rekor Guiness World Record sebagai hewan darat tertua. Nah saat ini, dia juga kura-kura tertua, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, kura-kura Tu'i Malila yang mati di usia 188 tahun.

Seperti dikutip detikINET dari Live Science, Sabtu (29/1/2022) Jonathan diperkirakan lahir pada tahun 1832, sehingga saat ini usianya sudah 190 tahun. Jonathan sudah lahir sebelum Ratu Victoria memimpin Inggris di tahun 1837.

Baca artikel detikinet, "Hewan Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya 190 Tahun!" selengkapnya https://inet.detik.com/science/d-5919374/hewan-tertua-di-dunia-yang-masih-hidup-umurnya-190-tahun.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
St Helena -

Hewan darat apa yang usianya paling tua dan saat ini masih hidup? Jawaban hewan tertua ini adalah Jonathan si kura-kura. Saat ini, dia juga telah menjadi kura-kura yang paling lanjut usianya.

Kura-kura besar Seychelles ini, dengan nama ilmiah Aldabrachelys gigantea hololissa, sebelumnya sudah memegang rekor Guiness World Record sebagai hewan darat tertua. Nah saat ini, dia juga kura-kura tertua, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, kura-kura Tu'i Malila yang mati di usia 188 tahun.

Seperti dikutip detikINET dari Live Science, Sabtu (29/1/2022) Jonathan diperkirakan lahir pada tahun 1832, sehingga saat ini usianya sudah 190 tahun. Jonathan sudah lahir sebelum Ratu Victoria memimpin Inggris di tahun 1837.

Baca artikel detikinet, "Hewan Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya 190 Tahun!" selengkapnya https://inet.detik.com/science/d-5919374/hewan-tertua-di-dunia-yang-masih-hidup-umurnya-190-tahun.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
St Helena -

Hewan darat apa yang usianya paling tua dan saat ini masih hidup? Jawaban hewan tertua ini adalah Jonathan si kura-kura. Saat ini, dia juga telah menjadi kura-kura yang paling lanjut usianya.

Kura-kura besar Seychelles ini, dengan nama ilmiah Aldabrachelys gigantea hololissa, sebelumnya sudah memegang rekor Guiness World Record sebagai hewan darat tertua. Nah saat ini, dia juga kura-kura tertua, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, kura-kura Tu'i Malila yang mati di usia 188 tahun.

Seperti dikutip detikINET dari Live Science, Sabtu (29/1/2022) Jonathan diperkirakan lahir pada tahun 1832, sehingga saat ini usianya sudah 190 tahun. Jonathan sudah lahir sebelum Ratu Victoria memimpin Inggris di tahun 1837.

Baca artikel detikinet, "Hewan Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya 190 Tahun!" selengkapnya https://inet.detik.com/science/d-5919374/hewan-tertua-di-dunia-yang-masih-hidup-umurnya-190-tahun.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Sosok Hewan Aneh di Bekasi, Jawa Barat

 
Satu di antaranya adalah klaim tentang hewan aneh yang muncul di Bekasi, Jawa Barat. Klaim ini viral di aplikasi percakapan WhatsApp pada 17 April 2020 lalu.

Dalam pesan berantai terdapat foto yang diklaim binatang aneh tersebut. Binatang tersebut memiliki kepala seperti manusia, berkaki empat dan  terdapat belang hitam putih mengelilingi tubuhnya.

Terdapat narasi yang menjelaskan mengenai foto binatang tersebut. Berikut narasinya:

"Binatang Aneh sdh dua hari muncul di Bekasi, berkaki empat, berkepala manusia dan ada belang ditubuhnya. *ada yang faham, bisa menjelaskan yaa?*


LABI-LABI

 LABI-LABI

     


Labi-labi yang berukuran sedang, jarang besar, paling-paling hanya sekitar 250-400 mm. Perisai berbentuk jorong atau memanjang, pipih datar. Warna punggungnya abu-abu kehitaman, kecoklatan atau kemerahan; dengan pola atau bintik-bintik halus. Sebuah garis lebar coklat tua terdapat di wilayah vertebral, memanjang dari depan ke belakang. Kadang-kadang terdapat empat bercak yang tersusun berpasangan di tengah punggung.

PENYU

 PENYU

    

Penyu adalah kura-kura laut yang ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dhinosaurus. Pada masa itu Archelon, yang berukuran panjang badan enam meter, dan Cimochelys telah berenang di laut purba seperti penyu masa kini.

    Penyu memiliki sepasang tungkai depan yang berupa kaki pendayung yang memberinya ketangkasan berenang di dalam air. Walaupun seumur hidupnya berkelana di dalam air, sesekali hewan kelompok vertebrata, kelas reptilia itu tetap harus sesekali naik ke permukaan air untuk mengambil napas. Itu karena penyu bernapas dengan paru-paru. Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Jarak 3.000 kilometer dapat ditempuh 58 - 73 hari.

 

Kura-kura

 Kura-kura

 

    Kura-kura adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo) Testudines (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.

    Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.

    Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, ialah penyu (bahasa Inggris: sea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises).

 

Suka dan Duka

 Menjadi Militer Suka : Merupakan pegawai negeri sehingga untuk pendapatan relatif tetap  Duka : Siap meningggalkan keluarga untuk bertugas