Tampilkan postingan dengan label Berita Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Militer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Februari 2022

Kopassus VS Brimob

 Duduk Perkara Anggota Kopassus VS Brimob Polri Hingga Terdengar Letusan Tembakan

 

Terjadi kesalahpahaman antara personel Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole Brimob Polri. Tepatnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, Sabtu (27/11).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal membenarkan kejadian tersebut. Adanya kesalahpahaman terkait harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 penugasan.

Dalam video beredar, dalam keributan itu terdengar letusan tembakan. Komandan masing-masing telah menerima laporan dan segera berkoordinasi.

Meski telah saling berdamai dan memaafkan, namun setiap anggota yang terlibat perkelahian akan ditindak tegas oleh kompi masing-masing.

Melansir dari akun Instagram @jktnewss, mengunggah ulang video aksi keributan di barak Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, Sabtu (27/11).

Dalam video berdurasi 21 detik itu terlihat sejumlah anggota berseragam Brimob tengah berlari. Sebagian yang lain mengenakan kaus.

Bahkan tampak ada yang menenteng senjata laras panjang. Pada pertengahan video terdengar letusan tembakan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menerangkan bahwa kasus bermula dari kesalahpahaman harga rokok.

Awalnya dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 sedang berjualan rokok. Selanjutnya, Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok.

"Komplain mengenai harga rokok dijual personel Amole Kompi 3 penugasan," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal dalam keterangan tertulis pada merdeka.com, Senin (29/11).

Dari komplain tersebut diduga memicu keributan. Hingga terjadi aksi menyerang dan pengeroyokan.

"Selanjutnya dan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam Personel Amole Kompi 3 Penugasan," imbuhnya.

Kedua pihak telah didamaikan. Para pimpinan kompi mengetahui kabar tersebut sudah bertindak.

Menurut Kombes Ahmad, kasus sudah selesai dan saling memaafkan.

"Pimpinan masing-masing setelah menerima laporan, langsung berkoordinasi untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut. Saat ini permasalahan tersebut telah diselesaikan secara damai," papar Kombes Ahmad.

Meski begitu, seluruh personel Satgas yang terlibat akan ditindak tegas sesuai peraturan disiplin.

"Selanjutnya, tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan," sambung Kombes Ahmad.

Kini kondisi dinyatakan sudah aman dan kondusif.

"Pasca-kejadian tersebut situasi di Kabupaten Mimika khususnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua aman dan kondusif," pungkasnya.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan akan memproses semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam bentrokan di Papua. Hal itu disampaikan Andika menanggapi peristiwa bentrokan antara prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nanggala dengan personel Brimob Polri yang tergabung dalam Satgas Amole di Timika, Papua, Sabtu (27/11/2021). "Pusat Polisi Militer TNI bersama-sama dengan Pusat Militer TNI AD sedang lakukan proses hukum terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," ujar Andika melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (29/11/2021). Baca juga: Bentrok TNI-Polri Kembali Terjadi, Panglima dan Kapolri Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh Selain itu, Andika memastikan bahwa TNI juga telah berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat. "TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," kata Andika. Diberitakan, prajurit Satgas Nanggala Kopassus terlibat keributan dengan personel Satgas Amole di Timika, Papua, Sabtu. Keributan itu terjadi di lokasi Ridge Camp Pos RCTU Mile 72. Tepatnya di depan Mess Hall, Timika. Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri memastikan kasus bentrokan ini hanya sekadar salah paham.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima Andika: Proses Hukum Semua Oknum TNI yang Terlibat", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/11/29/13042001/bentrok-kopassus-vs-brimob-panglima-andika-proses-hukum-semua-oknum-tni-yang?page=all.
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya
Editor : Diamanty Meiliana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Suka dan Duka

 Menjadi Militer Suka : Merupakan pegawai negeri sehingga untuk pendapatan relatif tetap  Duka : Siap meningggalkan keluarga untuk bertugas